Study Abroad Day 2017

Study Abroad Day 2017

Universitas Prasetiya Mulya selalu mewadahi mahasiswanya untuk meraih pengalaman belajar yang terbaik selama mereka berkuliah. Salah satunya melalui program study abroad yang dijalankan Pusat Kerjasama dan Kemitraan Bisnis Internasional Prasetiya Mulya.

International Office Prasetiya Mulya kembali menggaungkan kesempatan studi ke luar negeri selama satu semester lewat Study Abroad Day 2017 pada Selasa, 26 September 2017 di Prasetiya Mulya Kampus BSD.

Di tahun keduanya, Study Abroad Day diramaikan dengan kehadiran kampus terbaik dunia seperti :

  • Boston University – Amerika
  • UNSW – Australia
  • Western Sydney University – Australia
  • Tsinghua University – China 
  • National Taiwan University – Taiwan.

Konsultasi: Melalui program study abroad day, mahasiswa dapat berkonsultasi langsung dengan representatif dari masing-masing universitas

Menurut Galih Sakitri, MM., MBA., selaku Kepala UPT Kerjasama dan Kemitraan Bisnis Internasional, Program Study Abroad ditujukkan bagi mahasiswa Prasmul semester 5 & 6 yang tertarik menghabiskan satu semesternya untuk belajar di kampus-kampus yang telah disebutkan di atas.

Bu Galih melanjutkan, mahasiswa diberikan opsi untuk memilih waktu keberangkatannya, untuk mahasiswa semester 5 bisa ke Tshinghua atau Boston. Untuk yang semester 6 bisa ke NTU atau UNSW.”

Sebagai informasi, persyaratan untuk mengikuti program Study Abroad diantaranya:

  • Mahasiswa telah menginjak semester 5 dan 6
  • Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3.00 sampai 3.25
  • Memiliki skor IELTS minimal 6.0 sampai 6.25
  • Lolos interview dengan tim International Office Prasetiya Mulya

Dalam Study Abroad Day 2017, mahasiswa khususnya Prasmulyan angkatan 2015 beserta para orang tua juga diberikan penjelasan dari Dr. Christiana Yosevina R. T. selaku Direktur Program Sarjana Sekolah Bisnis dan Ekonomi Universitas Prasetiya Mulya terkait previlegeyang diberikan bagi para mahasiswa Study Abroad.

Dr. Christiana Yosevina R. T. selaku Direktur Program Sarjana Sekolah Bisnis dan Ekonomi Universitas Prasetiya Mulya memaparkan kelebihan yang didapat oleh para peserta Study Abroad nantinya.

“Biasanya mata kuliah di luar negeri tidak sebanyak di indonesia, ada beberapa mata kuliah yang tidak bisa dikonversi dan harus diambil lagi disini. Untuk itu, hadir Independent Study. Program ini dijalankan 3x seminggu, serupa dengan  program semester pendek namun melalui program ini mahasiswa dapat meraih nilai A,” ungkapnya.

Beliau melanjutkan,  kesempatan menarik lainnya yang bisa dirasakan adalah nilai yang diperoleh semasa berkuliah di luar negeri biasanya dikonversi cukup tinggi, “karena kami tahu usaha mereka dalam melakukan study abroad sangat besar, maka kami apresiasi dengan konversi nilai yang tinggi,” papar Bu Sevi.

Elliot Simangunsong, MM., Ph.D selaku Wakil Dekan IV Pengembangan dan Knowledge Dissemination mengatakan bahwa  rencana kedepan yang dipersiapkan International Office Prasetiya Mulya adalah terus memperkuat kinerja dengan keempat mitra yang ada dengan mengirimkan mahasiswa terbaik dari Prasetiya Mulya, serta membidik kampus top dunia lainnya khususnya yang ada di Inggris dan Eropa, untuk memperluas jajaran mitra kami.

 

Back to list >