Thank you for submitting your feedback!

Your feedback is very important to us.
Someone should respond to you within 24 hours of receipt of your feedback.

Acara

[LIPUTAN] Youthspeak Summit 2016

Desember, 2016

 

Semangat Generasi Muda di Indonesia YouthSpeak Summit 2016

Organisasi kepemudaan internasional yaitu AIESEC, khususnya AIESEC Indonesia didukung oleh Universitas Prasetiya Mulya mengadakan sebuah acara bertemakan Indonesia YouthSpeak Summit 2016 “Delivering SDG’s with Integrity”, yang berlangsung di Auditorium Universitas Prasetiya Mulya, William Soeryadjaja Building, BSD - Tangerang Selatan. Acara ini merupakan program kerja AIESEC untuk menggaungkan dan meningkatkan kepedulian generasi  muda terhadap 17  tujuan global yang dicanangkan Perserikatan Bangsa – Bangsa (PBB) dalam mencapai Sustainable Development Goals (Tujuan Pembangunan Berkelanjutan).

Menurut data AIESEC, PBB telah melakukan survey di lebih dari 100 negara dan mengumpulkan 42000 suara dari anak muda, dimana hasilnya mengatakan bahwa hal yang paling menjadi perhatian para pemuda adalah masalah edukasi dan kemiskinan. Berangkat dari penelitian tersebut, AIESEC Indonesia mengangkat 2 tema besar yaitu edukasi dan kemiskinan sebagai topik diskusi kali ini.

Kegiatan dalam acara YouthSpeak Summit 2016 terbagi dalam beberapa program, yaitu seminar, panel diskusi, serta pengumuman pemenang bagi para finalis YouthSpeak Forum yang sebelumnya telah diadakan di beberapa kota di Indonesia. Pada sesi seminar dan panel diskusi, peserta diberikan kesempatan untuk mendengarkan perspektif, mengetahui kontribusi nyata para pembicara dalam mengatasi masalah edukasi dan kemiskinan di Indonesia, hingga berdiskusi melalui sesi tanya jawab.

Terdapat 6 pembicara dalam acara ini, diantaranya Zainul Munassichin selaku Staf Khusus Bidang Kepemudaan Kemenpora, Maudy Ayunda selaku Entertainer, Adita Irawati selaku Vice President Corporate Communication Telkomsel, Ruben Hattari selaku Director of Corporate Affairs Microsoft Indonesia dan Ir. Antonius Tanan, M.B.A, M.Sc., M.A selaku President of Ciputra Entrepreneurship Center.

Seluruh pembicara menyuarakan bahwa keterlibatan generasi muda dalam mengentaskan isu kemiskinan dan kualitas pendidikan yang rendah adalah hal yang harus dilakukan. Dari sisi pemuda, Maudy Ayunda menuturkan bahwa masalah ini bukan hanya tanggung jawab negara, melainkan seluruh masyarakat khususnya kaum muda “Yang bisa kita lakukan sekarang adalah keterlibatan aktif di dalam formulasi kebijakan pemerintah. Kita harus mampu menganalisa kebijakan pemerintah melalui pola pikir critical thinking dan mau  bersuara. Dengan begitu, kita bisa menggerakan pemerintah untuk berbuat lebih.” Adapun Zainul Munassichin selaku perwakilan dari Kemenpora mengatakan bahwa langkah yang ditempuh pemerintah dalam menurunkan angka pengangguran dan kemiskinan adalah dengan mendorong dan memfasilitasi sumber daya manusia terutama generasi muda dalam bidang wirausaha.  “Setiap tahun, Kemenpora mengalokasikan bantuan pada 1000 pengusaha muda pemula, dari segi modal, pelatihan dan jaringan market.”

Acara yang juga dihadiri oleh komunitas berjasa dalam pengembangan generasi muda di Indonesia seperti Indonesia Mengajar, Young on Top, Jendela Jakarta, 1001 Buku dan Komunitas Untuk Negeri ini diakhiri dengan pengumuman pemenang Best Idea Selection dari YouthSpeak Forum Competition.

Comments

Captcha