Thank you for submitting your feedback!

Your feedback is very important to us.
Someone should respond to you within 24 hours of receipt of your feedback.

Acara

Pop Up Market 2014: SHIBUYA!

April, 2014

Bazaar tematik tahunan Pop Up Market kembali di gelar. Tema Pop Up Market tahun ini adalah SHIBUYA. Shibuya yang merupakan salah satu distrik fashion paling terkenal di Asia dianggap dapat menjadi ketertarikan tersendiri bagi masyarakan untuk mengunjungi Pop Up Market. Diadakan di Kuningan City pada tanggal 11-13 April 2014, acara ini sukses menarik 30.236 pengunjung dalam waktu 3 hari.

Sesuai dengan tema yang diangkat, yaitu SHIBUYA, Pop Up Market 2014 menyajikan suasana Jepang dengan sangat kental. Mulai dari pintu masuk yang berbentuk gerbang stasiun Shibuya, ornamen-ornamen berupa bendera dengan aksen Jepang, hingga lampion khas Jepang yang dapat ditemukan di seluruh area bazaar. Sebanyak 68 brand lokal berpartisipasi dalam Pop Up Market 2014. Tahun ini, Pop Up Market membagi area bazaar menjadi dua area, yaitu area fashion dan area food and beverage. Area fashion, yang terletak di lantai 3 Kuningan City, merupakan area masuk untuk pengunjung. Sejumlah merek lokal ternama yang meramaikan area ini diantaranya adalah Bluesville, Monstore, Voyej, Zevin, dll. Sebanyak 13 bisnis mahasiswa dan alumni yang bergerak di bidang fashion juga turut meramaikan area ini. Area food and beverage, yang terletak di lantai 4 Kuningan City juga dimeriahkan oleh berbagai makanan yang memanjakan lidah pengunjung. Diantaranya adalah Karokun, street food khas Jepang yang menambah kental suasana Shibuya pada acara ini. Selain itu, terdapat beberapa proyek bisnis mahasiswa S1 Prasetiya Mulya yang sudah cukup ternama, diantaranya adalah PUYO, Amare, Barnies, dan Kedai Kombi.

“Kesadaran bahwa produk lokal tidak kalah bersaing dengan produk import mendorong Pop Up Market tidak hanya menjadi sebuah ajang jual beli, melainkan juga sebagai wadah yang mendukung perkembangan wirausahawan muda Indonesia di industri kreatif Indonesia,” ujar Fody Sinaga, ketua Pop Up Market 2014. Fody melanjutkan, dengan kurasi tenan, serta serta menerapkan proporsi dan biaya sewa yang terjangkau, Pop Up Market ingin menyediakan kesempatan bagi bisnis start-up di bidang kreatif untuk bertahan di tengah pasar Indonesia, dan menjadi sebuah ajang gaya hidup dengan tujuan lifestyle with a cause. Great job, guys! Semoga Pop Up Market dapat terus eksis menjadi salah satu event tahunan yang ditunggu. We’re looking forward another surprises and interesting concept for next year’s event!

Simak foto-foto dari acara Pop Up Market 2014: SHIBUYA di sini

Comments

Captcha

  • tsess