Thank you for submitting your feedback!

Your feedback is very important to us.
Someone should respond to you within 24 hours of receipt of your feedback.

Berita

The Suits, Runner-Up Kedua HSBC Indonesia Business Case Competition 2014

Mei, 2014

Tim The Suits, beranggotakan Maria Melisa, Bavner Donaldo, Rudi Setiawan, dan Stanley Sutrisno yang semuanya adalah mahasiswa S1 2010 konsentrasi keuangan, meraih posisi Runner-Up Kedua pada kompetisi HSBC Indonesia Business Case Competition 2014 (HSBC IBCC). Sebanyak 110 tim mendaftar pada tahap awal kompetisi ini, dan hanya 6 tim yang berhak untuk maju ke babak final yang diadakan pada tanggal 5 Mei 2014. Pada babak final tersebut, tim dari S1 Prasetiya Mulya bersaing dengan finalis lain yang berasal dari ITB, Binus, dan UI.

Pada tahap awal, setiap peserta yang mendaftar diberikan sebuah kasus dan harus mengirimkan kembali solusi yang mereka ajukan dalam waktu 48 jam. Seluruh tim diseleksi berdasarkan written solution yang mereka kirimkan tersebut. Dari seluruh proposal yang masuk, dipilih 10 proposal terbaik, yang akan diseleksi lebih lanjut melalui phone interview. Enam tim yang terbaik pada saat phone interview dipilih untuk maju ke babak final. Babak final kompetisi HSBC IBCC ini dibagi menjadi dua tahap. Pada setiap tahap, finalis diberikan sebuah kasus bisnis yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya dan diberikan waktu selama 2.5 jam untuk menganalisa kasus tersebut. Hasil analisa berupa solusi dan rekomendasi dari tiap tim dipresentasikan di depan dewan juri yang beranggotakan eksekutif bisnis, pengusaha terkemuka, dan akademisi. Setiap tim diberikan waktu 25 menit untuk presentasi dan 20 menit untuk tanya jawab dengan juri.

Pada babak final, The Suits mendapatkan kasus tentang Samsung Electronics Co., yang harus menghadapi pasar yang cepat berubah. Tim The Suits mengajukan strategi “Defend The Market”, di mana dalam jangka pendek mereka membuat usulan agar Samsung tidak hanya memfokuskan produk mereka bagi Innovator atau Early Adopters, tapi juga mulai untuk merambah pasar low-end yang banyak tumbuh di emerging markets. Sedangkan untuk jangka panjang, solusi yang diberikan oleh The Suits adalah “Tap into New Market”, yaitu Samsung sebaiknya mulai mempertimbangkan untuk membuat software maupun operating system development, bukan hanya fokus pada hardware saja.

“Kompetisi ini sangat menantang, karena selain seluruh presentasi dan tanya jawab harus dilakukan dalam bahasa Inggris, tetapi pada saat analisa kasus kami dilarang membawa buku, laptop, dan alat bantu lainnya, sehingga kemampuan dan pengetahuan kami tentang strategi bisnis memang sangat diuji,” ujar Bavner. Atas prestasinya ini, Tim The Suits berhak mendapatkan hadiah berupa uang tunai sebesar 10 juta rupiah. Selamat untuk The Suits!

Comments

Captcha